//
you're reading...
Kesehatan, Kriminal

Potong Alat Vital Bayi Ibu Diganjar 99 Tahun Penjara

HOUSTON─Seorang ibu asal Houston yang didakwa telah melakukan mutilasi terhadap bayinya dua tahun lalu dengan cara memotong alat vitalnya sampai putus, dijatuhi hukuman penjara selama 99 tahun pada Senin lalu.

Namun tidak lama setelah keputusan juri dibacakan, Katherine Nadal─demikian nama sang ibu berusia 28 tahun─langsung menjerit sambil berkata bahwa dia tidak pernah melukai anaknya. Para juri sendiri sudah bertindak amat hati-hati  selama dua jam pada Senin malam lalu sebelum memutuskan hukuman, termasuk denda sebesar $10.000. Minggu lalu, juri yang sama telah menuduh dia melakukan kejahatan tingkat satu dengan melukai seorang anak.

Para juri memilih hukuman yang memungkinkan berkisar antara hukuman percobaan sampai penjara seumur hidup. Nadal yang tampak menggelengkan kepalanya ketika ketua dewan juri membacakan hukuman, harus menjalani hukuman sekurang-kurangnya 30 tahun sebelum dia memenuhi kriteria untuk mendapatkan pembebasan bersyarat.

Jaksa penuntut sendiri telah melakukan tuntutan dengan hukuman penjara seumur hidup. Para penasehat hukum Nadal tidak memintakan hukuman secara khusus, mereka hanya meminta pada  para juri agar tidak membuat keputusan berdasarkan kebencian atau balas dendam.

Nadal telah menyatakan bahwa anjing keluarga itu, “Shorty” seberat  6-7 pon bertanggungjawab atas mutilasi anaknya Holden Gothia yang saat itu masih berusia 5 minggu ketika sedang tidur di kamar tidur orang tuanya pada Maret 2007 lalu di apartemen mereka yang terletak dipinggir kota Houston.

Tetapi jaksa penuntut bersikeras bahwa dia sedang mabuk pengaruh obat-obatan ketika memutilasi anaknya dengan sebuah benda tajam tidak dikenal. Pihak berwenang mengatakan bahwa Nadal sebelumnya telah pernah ditangkap akibat penyalahgunaan obat-obat terlarang. Dari hasil pemeriksaan, dia terbukti positip menggunakan kokain, methadon dan xanax setelah melakukan perbuatan  itu. Holden sendiri selamat, tetapi bagian-bagian tubuh yang hilang tidak pernah ditemukan.

Setelah hukuman diumumkan, bibi Holden bernama Patches DeShazo, yang menjadi pengasuh Holden yang kini berusia 2 tahun, membacakan pernyataan tentang dampak  dari tindakannya terhadap korban. “Saya sangat berterima kasih pada saat kamu berhak atas pembebasan bersyarat yang akan kamu dapatkan di luar tahun-tahun dimana kamu seharusnya melahirkan anak. Hal yang membuat saya merasa gila hingga hari ini  ketika mendengar kamu mengatakan, saya tidak melukainya,” demikian DeShazo dalam pernyataannya.

Pernyataan ini mendorong Nadal berteriak lagi dari meja dimana dia duduk bersama penasehat hukumnya sambil mengatakan, “Saya hanya melalaikannya. Saya tidak melukainya!”

Ayah anak itu, Camden Gothia lalu bangkit sambil berteriak ke Nadal, “Kau menyiksa dia bahkan ketika dia masih berada dalam kandungan,” hal ini menjelaskan Nadal telah menggunakan obat-obatan ketika masih mengandung Holden. Gothia lalu meninggalkan ruang pengadilan.

DeShazo dan suaminya diberi hak mengasuh Holden setelah orangtuanya menyatakan melepaskan haknya. Ayahnya Camden Gothia datang melihat nya secara teratur.

Setelah dengar pendapat, jaksa Tammy Thomas  memberitahu para wartawan bahwa Nadal tidak akan pernah mengakui apa yang telah dia lakukan.

Selama silang pendapat yang dilakukan secara tertutup dalam fase penghukuman di pengadilan, Thomas memberitahu para juri bahwa Nadal telah menghukum anaknya dalam kesakitan dan penderitaan seumur hidup. “Nadal merenggut identitas anaknya selaku manusia dan membuang atau melemparkannya dalam kaleng sampah,” Thomas menambahkan.

Para dokter juga memberi kesaksian bahwa Holden harus menjalani pembedahan dan konseling selama bertahun-tahun.

Para pembela Nadal memberitahu juri bahwa tak ada sesuatu yang bisa dilakukan untuk membantu Holden. “Para juri harus menghukum Katie Nadal. Itu pekerjaan kalian. Tetapi apakah yang seharusnya menjadi pertimbangan? Saya harap kalian melakukannya bukan karena kebencian maupun balas dendam,”  kata penasehat hukum Skip Cornelius.

Sumber : FOXNEWS.COM (diterjemahkan secara bebas)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: