//
you're reading...
Kesehatan

WHO Perkirakan Flu Babi Dapat Infeksi 2 Milyar Orang

Stadion Kosong di Mexico akibat Swine Flu

The Aztec Stadium/Gregory Bull/AP/TIME

Sejak ditemukan di Mexico beberapa bulan lalu, virus flu Babi (H1N1) telah menyebar secara cepat dan meluas hingga menulari banyak orang. Kini penularan tidak terbatas di Mexico saja, tetapi sudah merambah ke negara-negara lain─termasuk Amerika Serikat, negara yang berbatasan langsung dengan Mexico. WHO (organisasi kesehatan dunia)  telah mengumumkan, penyebaran virus flu Babi ini tergolong sebagai pandemi yang bisa menyebar secara global dalam waktu singkat.

Dilaporkan, sampai minggu lalu virus flu Babi telah menimbulkan kematian sebanyak 1.800 orang di seluruh dunia. Kini WHO telah mewanti-wanti setiap pemerintah  agar mempersiapkan diri secara maksimal untuk melakukan tindakan pencegahan secara dini sebagai respon seketika dalam menghadapi kemungkinan penyebaran virus mematikan ini.  Tindakan yang diharapkan antara lain penyuluhan tentang bahaya virus H1N1 kepada masyarakat, penyiagaan sistem kesehatan untuk penanganan kasus-kasus yang tergolong parah, serta melindungi orang-orang yang mudah terkena virus sehingga tidak jatuh korban secara sia-sia.

Menurut ShinYoung-Soo─Direktur WHO bagian Pasifik Barat─penyebaran virus dalam skala global akan mengalami peningkatan pada bulan-bulan mendatang. Penularan ini dapat berkembang secara berlipat ganda setiap tiga atau empat hari selama beberapa bulan ke depan hingga tiba pada satu titik yang merupakan puncak penularannya. Namun, pada titik tertentu diperkirakan akan terjadi ledakan penularan dalam sejumlah kasus yang bisa menimbulkan kematian dalam jumlah besar.

Saat ini perhatian internasional sedang terpusat ke belahan bumi bagian Selatan. Kawasan  itu sekarang sedang memasuki musim dingin dan biasanya serangan flu juga akan merebak dimana-mana. Kini sedang diteliti dan dipantau tentang kemungkinan penyebaran virus yang bisa menulari banyak orang seperti di Australia dan Selandia Baru.

Negara-negara sedang berkembang merupakan ancaman terbesar penularan virus flu Babi  disebabkan oleh sistem kesehatan yang belum memadai seperti terbatasnya peralatan maupun pendanaan. Ironisnya, waktu yang tersedia untuk mempersiapkan diri  sangat sedikit dan terbatas mengingat cepatnya penyebaran virus. Peran serta masyarakat sangat  diharapkan agar selalu waspada dan aktip dalam upaya mengurangi penyebaran virus dengan cara mendapatkan perawatan dini pada kasus yang tergolong parah.

Wanita hamil sangat rentan dan berisiko tinggi terkena komplikasi bila terserang virus flu Babi. Serangan virus ini juga mempunyai efek lebih mematikan bagi pengidap suatu penyakit antara lain  asma, gangguan pembuluh darah, diabetes, dan kelainan pada sistem kekebalan tubuh.

WHO memperkirakan dua milyar orang dapat terinfeksi virus flu Babi dalam dua tahun mendatang, kira-kira sepertiga dari jumlah penduduk dunia. Kini para pejabat kesehatan maupun produsen obat sedang berupaya untuk menemukan cara mempercepat produksi vaksin sebelum musim dingin memasuki belahan bumi bagian Utara beberapa bulan mendatang. Diharapkan, vaksin ini sudah tersedia antara September ke Desember 2009.

Pandemi terakhir yang menerpa dunia adalah flu Hong Kong pada 1968 yang membunuh manusia sekitar satu juta orang. Flu biasa makan korban antara 250.000 sampai 500.000 orang setiap tahun. Dalam cuaca panas, virus flu biasanya akan hilang dengan sendirinya. Lain dengan virus flu Babi, dalam cuaca panas di belahan bumi Utara saat ini terbukti masih bercokol dan tahan terhadap cuaca panas. Negara-negara di belahan bumi Utara agaknya masih perlu bekerja keras karena pada saat menjelang musim dingin masih direpotkan dengan berbagai kasus flu Babi yang menimpa warganya.

Keterangan gambar:

Stadion Aztec di Mexico City kosong melompong ketika terjadi pertandingan dalam liga sepak bola Mexico. Para supporter terpaksa menonton lewat TV di ruang tamu masing-masing karena takut terjangkit virus flu Babi.

Sumber : TIME.com

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: