//
you're reading...
Olah Raga, Ruang Santai

GP Formula 1: Raikkonen Buat Kejutan Di Belgia

Ferrari/images.google.co.id

Ferrari / images.google.co.id

Hanya lima hari istirahat usai balapan di GP Formula 1 Europe minggu lalu, Minggu, 30 Agustus 2009 kemarin para pembalap Formula 1 sudah harus tancap gas lagi. Kali ini mereka berlaga di GP Formula 1 Ing Belgian di Sirkuit Spa-Francorchamps Belgia. Luar biasa, pembalap yang berhasil keluar sebagai juara adalah Kimi Raikkonen 28 tahun asal Finlandia dari tim Ferrari. Dia berhasil mencapai garis finis dalam waktu 1:23:50 setelah memacu kenderaan mengitari sirkuit  sepanjang 7,004 Km sebanyak 44 kali.

Posisi kedua direbut oleh Giancarlo Fisichella asal Italia dari tim Force India-Mercedes. Dia tiba di garis finis 0,9 detik di belakang Raikkonen. Sebastian Vettel asal Jerman dari tim Red Bull-Renault—pembalap yang suka membuat kejutan pada lomba-lomba sebelumnya—hanya berhasil menempati posisi ketiga dengan selisih waktu 2,9 detik dengan runner-up Fisichella. Meskipun posisi start berada di urutan kedelapan, dia bahkan sempat mengungguli lawan-lawannya. Berhasil mencapai juara tiga berarti Vettel mendapat tambahan angka 6 poin. Kini total angka yang berhasil dia peroleh adalah 53 poin.

Pembalap yang semula difavoritkan menjadi juara seperti Jenson Button dan Lewis Hamilton─keduanya asal Inggris─harus tersingkir pada awal pertandingan. Mereka tidak sempat menyelesaikan satu putaran pun akibat mengalami insiden dengan pembalap lain. Button harus keluar arena karena mobilnya rusak setelah tertabrak dari belakang oleh mobil Romain Grosjean dari tim Renault. Hamilton juga mengalami nasib sama. Mobilnya diseruduk mobil Jaime Alguersuari dari tim Toro Rosso ketika mencoba menghindari Button dan Grosjean. Hamilton melakukan  start dengan buruk sehingga sempat terperangkap diantara Sebastien Buemi dari Toro Rosso dan Kazuki Nakajima dari Williams-Toyota.

Fernando Alonso asal Spanyol dari tim Renault pun tidak luput dari insiden. Dia tertimpa nasib sial ketika mobilnya menyenggol sisi kanan mobil Adrian Sutil dari  tim Force India-Mercedes. Senggolan ini mengakibatkan roda depan sebelah kiri mobilnya mengalami kerusakan. Meskipun demikian, Alonso masih berupaya untuk melanjutkan pertandingan tanpa memperdulikan kerusakan mobilnya. Akhirnya dia juga harus menyerah pada putaran ke-26 disebabkan kerusakan sudah terlalu parah untuk melanjutkan perlombaan.

Dalam perlombaan ini, Mark Webber dari tim Red Bull-Renault tidak berhasil menambah poin karena hanya bisa menempati posisi kesembilan. Posisinya berada di belakang Nico Rosberg asal Jerman dari tim Williams-Toyota. Dengan demikian, peringkat dalam perolehan angka pun berobah. Posisi Webber kini turun ke peringkat 4 sedang Sebastian Vettel yang berhasil mendapat tambahan 6 poin naik ke peringkat 3.  Peringkat 1 dan 2 belum berobah, masih dipegang berturut-turut oleh Jenson Button dan Rubens Barrichello. Keduanya berasal dari tim yang sama, yakni Brawn-Mercedes.

Rubens Barrichello dari tim Brawn-Mercedes—pembalap yang berhasil memenangi GP Formula 1 Europe minggu lalu di Valencia—kali ini hanya bisa menempati posisi ketujuh dengan mendapat tambahan 2 poin sehingga poin keseluruhan menjadi 56 poin. Keberhasilan dalam mendapat tambahan angka semakin memperkecil jarak antara dia dengan Jenson Button. Rekan satu timnya di Brawn-Mercedes ini masih bertengger di peringkat satu dengan 72 poin.

.

Monza Circuit / image.google.com

Monza Circuit / image.google.com

Kini jadwal GP Formula 1 untuk musim ini masih menyisakan lima pertandingan. Lomba berikut akan berlangsung pada 13 September mendatang di sirkuit Grand Premio Santander D’Italia di Monza Italia. Berarti waktu untuk istirahat bagi para pembalap tidak sampai dua minggu hingga harus turun lagi pada laga berikutnya. Pertandingan sisa ini bakal berlangsung sengit, karena saat ini ada empat pembalap yang mempunyai kesempatan untuk menjadi juara. Mereka masing-masing adalah Jenson Button, Rubens Barrichello, Sebastian Vettel, dan Mark Webber.

Dalam lima sisa pertandingan berikut, Button harus bisa memenangkan laga kalau ingin mempertahankan posisinya di peringkat 1. Saat ini dia masih terbilang beruntung karena lawan yang tampil sebagai juara adalah Kimi Raikkonen yang masih terpaut cukup jauh dalam selisih perolehan angka. Tetapi prestasi Vettel sebagai juara tiga dengan mendapatkan 6 tambahan angka semakin mempersempit jarak antara Button dengan Vettel. Kini selisih angka mereka adalah 19 poin sedang Button dengan Barrichello selisih 16 poin.

Bagaimana pula dengan Kimi Raikkonen? Kelihatannya kans untuk menjadi juara musim ini amat tipis. Posisi dia saat ini berada di peringkat  5 dengan total angka 34 poin. Kalaupun dia bisa memenangkan seluruh pertandingan sisa, masih belum merupakan jaminan untuk menjadi juara sebab angka yang terkumpul baru 84 poin. Dia bisa saja menjadi juara dengan asumsi 4 orang saingannya saat ini sama sekali tidak mendapatkan angka pada lima pertandingan sisa. Tetapi, apakah ini mungkin? Wah, berat!

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: