//
you're reading...
Olah Raga, Ruang Santai

Hamilton Juara, Button Tertolong

Lewis Hamilton/Autosport.com

Lewis Hamilton/Autosport.com

Grand Prix Formula 1 Singtel di Singapura baru saja usai. Kali ini Lewis Hamilton asal Inggris dari tim McLaren-Mercedes tampil sebagai juara. Dia merupakan pembalap tercepat yang berhasil mencapai garis finis dalam waktu 1:56:06. Posisi kedua diraih oleh Timo Glock asal Jerman dari tim Toyota sedang posisi ketiga diraih oleh Fernando Alonso asal Spanyol dari tim Renault.

Hamilton mengawali lomba dengan menempati grid pada posisi terdepan setelah berhasil mencapai waktu tercepat dalam sesi kualifikasi Sabtu sebelumnya. Begitu nyala lampu berubah tanda lomba dimulai, Hamilton langsung melesat mengungguli lawan-lawannya.  Sepanjang Lap-1, Hamilton terus dibayangi oleh Rosberg, Vettel, dan Alonso yang saling bertarung untuk menempati posisi kedua.

Dibayangi dengan ketat oleh Rosberg dan Vettel, Hamilton terus melaju dengan konsisten. Pada posisi terdepan dia masuk pit pertama pada Lap-21. Nasib sial menimpa Nico Rosberg dan bakal terkena penalti karena terbukti melakukan kesalahan saat masuk pit pada Lap-19. Ketika itu dia melaju terlalu cepat sehingga kenderaannya melampaui garis batas keluar pit.

Sejak keluar dari pit, Hamilton terus memimpin. Tampaknya dia akan tetap unggul sebab tangki bahan bakar telah terisi penuh. Memasuki Lap-22 dia terus dibayangi oleh Rosberg, Vettel dan Glock─ketiganya asal Jerman. Pada Lap-24 Rosberg diperintahkan  melalui radio agar mengikuti mobil keamanan memasuki pit untuk menjalani hukuman.

Pada Lap-26 mobil keamanan masuk jalur pit untuk mengawal jalannya start ulang.   Rosberg  mengikuti namun tidak segera masuk pit, hanya diam sejenak menunggu instruksi selanjutnya. Kemudian Rosberg memasuki pit pada Lap-28 untuk menjalani hukuman yang teramat mahal. Usai menjalani penalti, dia masuk sirkuit lagi untuk bergabung dengan pembalap lain. Saat bergabung, dia berada di urutan 14 di belakang Trulli.

Pada Lap-29 Hamilton masih unggul dari Vettel yang berusaha memberikan perlawanan sengit sebelum masuk pit. Vettel kini hanya selisih 1 detik di belakang Hamilton namun agaknya dia harus masuk pit lebih awal. Di tempat ketiga ada Glock yang terus membuntuti disusul oleh Alonso di tempat keempat dan Barrichello di tempat kelima.

Masuk Lap-34 Sebastian Vettel masih terus berusaha untuk mengejar Hamilton. Sedikit saja Hamilton melakukan kesalahan, Vettel siap mendahului karena mobilnya terus membayangi dengan jarak dekat sekali.  Sementara itu Timo Glock pun tidak tinggal diam, terus membayangi Vettel dari belakang.

Hamilton melakukan putaran tercepat di Lap-37 dan kini unggul 0,9 detik dari Vettel. Masuk Lap-38 Vettel mempersempit jarak hingga menjadi 0,5 detik, tetapi kaca spion sebelah kanan  Red Bull tampak terlepas dan jatuh ke sirkuit. Vettel masuk pit yang terakhir di Lap-40. Dia minta ban super lembut dan persediaan bahan bakar sampai finis lalu masuk dan bergabung di urutan 7.

Masih di Lap-40 Hamilton berusaha memperlebar jarak sebelum masuk pit terakhir.  Glock berusaha mengincar tempat kedua dan berharap mobil Vettel masih berat dan lambat karena berisi penuh bahan bakar. Di Lap-41 Vettel menjalani investigasi karena melakukan kesalahan yang sama seperti Rosberg. Dasar mobilnya kelihatan koyak karena sempat berjalan dan tersangkut di trotoar.

Kini Vettel pun harus mengalami nasib sama dengan Rosberg. Dia menjalani penalti di Lap-44 dan kondisi mobilnya tampak semakin buruk. Selesai menjalani penalti dia bergabung lagi di urutan 9 antara Nakajima dan Raikkonen. Sementara itu Hamilton terus melaju di Lap-45, unggul atas Glock dan Alonso. Masuk Lap-46 Glock masuk pit dari posisi 2. Selesai mengisi bahan bakar sampai finis, dia bergabung lagi di antara Button dan Kovalainen.

Hamilton masuk pit terakhir di Lap-47 dan Alonso kini tampil terdepan. Namun, dia masih harus masuk pit sekali lagi. Akhirnya dia masuk pit terakhir dari posisi terdepan di Lap-51.  Waktu yang dia butuhkan di pit amat singkat. Segera dia sudah bergabung lagi di urutan 4 di belakang Hamilton, Button, dan Glock.  Masuk Lap-53 urutan kini berobah menjadi Hamilton, Glock dan Alonso setelah Button masuk pit.

Masuk Lap-55 Alonso melakukan putaran dengan waktu tercepat, 1 menit 48 detik berkat ban dengan karet yang lebih lembut. Pada Lap-57 Hamilton unggul dengan selisih waktu 7,1 detik dari Glock sedang Glock juga unggul 7,1 detik dari Alonso di urutan 3. Hingga memasuki putaran terakhir di Lap-61 urutan ini tidak berobah.

Sirkuit Singtel Singapura / image.google.co.id

Sirkuit Singtel Singapura / image.google.co.id

Akhirnya, Lewis Hamilton dari McLaren-Mercedes tampil  sebagai juara Formula 1 di Sirkuit Singtel Singapura. Dia disusul berturut-turut oleh Timo Glock dari Toyota (2), Fernando Alonso dari Renault (3),  Sebastian Vettel dari Red Bull-Renault (4),  Jenson Button dari Brawn-Mercedes (5), Rubens Barrichello dari Brawn-Mercedes (6), Heikki Kovalainen dari McLaren-Mercedes (7) dan Robert Kubica dari BMW Sauber (8).

Perlombaan kali ini betul-betul mimpi buruk bagi duo Jerman─Rosberg dan Vettel. Rosberg yang tampil mengesankan sejak awal lomba dan terus membayangi Hamilton hingga Lap-26 akhirnya harus kandas dengan amat menyakitkan. Vettel pun setali tiga uang. Tampil perkasa sejak start di posisi 2 grid namun harus terlempar akibat kena penalti. Hanya nasib Vettel masih lebih bagus ketimbang Rosberg. Vettel masih bisa bangkit dan finis di urutan 4 dan berhak mendapatkan 5 poin, sedang Rosberg hanya bisa di urutan 11.

Nasib Webber juga tidak jauh beda. Sejak melaju dari posisi 4 dalam grid, kelihatan tidak ada masalah. Masuk Lap-8 mulai merosot turun dari  urutan 4 ke urutan 6. Pada Lap-10 dia berusaha untuk bertahan dalam 10 besar sedang Barrichello terus membayanginya. Keluar dari pit pada Lap-21 dia bergabung di urutan 12. Masuk pit kedua pada Lap-46 ternyata ada masalah dengan rem depan sedang pertarungan masih ada 15 putaran lagi. Akhirnya dia harus mundur pada Lap-47, suatu akhir yang tragis yang diawali dengan start yang menjanjikan!

Barrichello yang berambisi meraih juara juga tidak bisa berbuat banyak. Start dari posisi 5 di grid berupaya merebut posisi  6 dari Alonso pada Lap-2. Masuk Lap-5 turun ke  urutan 7 tetapi masih di belakang Alonso. Pada Lap-20 dia masuk pit pertama dan nyaris membuat kesalahan yang sama dengan Rosberg. Masuk Lap-51 melorot ke urutan 7 di depan Kovalainen, Trulli, Kubica, Nakajima, Rosberg, Fisichella dan Liuzzi. Masuk finis di urutan 6 dan berhasil memperoleh tambahan 3 poin.

Bagaimana pula dengan Jenson Button, pemegang puncak klasemen sementara saat ini? Walaupun memulai start jauh di posisi 12 namun dia bisa bangkit dan terus melaju melewati lawan satu persatu. Begitu lomba dimulai, terdapat ruang bebas di depan hingga langsung masuk urutan 10 di depan Nakajima dan Buemi. Posisi ini terus bertahan hingga Lap-16. Masuk Lap-20 dia naik ke urutan 9. Masuk pit di Lap-23 lalu bergabung lagi di belakang Kovalainen. Pada Lap-24 Button berhasil merebut urutan 8.

Begitu Rosberg menjalani penalti pada Lap-30, Button naik ke urutan 7 di belakang Kovalainen.  Pada Lap-38 Button hanya ketinggalan 1,4 detik dari Kovalainen. Masuk Lap-49 naik ke urutan 3 setelah Kovalainen masuk pit. Pada lap-52 Button masuk pit yang kedua, lalu bergabung di urutan 5 di belakang Vettel. Selama Lap-55 terus merapat ke Vettel, sebaliknya ditempel ketat oleh Barrichello dari belakang. Sampai Lap terakhir posisi ini tidak berobah. Button mencapai finis pada urutan 5 sedang Barrichello tiba di urutan 6.

Kimi Raikkonen juga gagal pada perlombaan ini. Selepas grid di posisi 13   masih bertahan di urutan 13 hingga Lap-12. Pada Lap-13 berhasil merebut posisi 12 setelah Sebastian Buemi membuat kesalahan. Posisi ini tetap bertahan hingga Rosberg menjalani penalti pada Lap-30 lalu dia naik ke urutan 11. Tiba giliran Vettel menjalani penalti pada Lap-44, naik lagi ke urutan 10. Masuk Lap-49 berada di urutan 3 setelah pembalap lain masuk pit. Masuk pit terakhir pada Lap-53 lalu bergabung lagi pada urutan 10. Pada Lap-59 berjuang mati-matian merebut posisi 8, tetapi sia-sia.

Lomba kali ini cukup makan banyak korban. Romain Grosjean harus mundur pada Lap-3 karena rem mobilnya rusak. Terjadi tabrakan antara Nick Heidfeld dengan Adrian Sutil—keduanya dari Jerman—sehingga harus mundur karena mobil rusak berat. Heidfeld pada Lap-19 dan Sutil pada Lap-23. Mark Webber juga harus keluar pada Lap-45 karena rem rusak. Yang lebih parah adalah tim dari STR-Ferrari. Keduanya Jaime Alguersuari dan Sebastien Buemi harus mundur sekaligus pada Lap-47 karena kerusakan gearbox dan rem. Memasuki sisa 12 putaran sampai finis, hanya 14 buah mobil yang tersisa di sirkuit.

Posisi Jenson Button jelas amat tertolong buat sementara berkat kemenangan Hamilton. Sekurang-kurangnya para saingan berat belum mengancam posisinya di puncak klasemen saat ini. Tambahan lagi dalam laga ini dia masih bisa mendapatkan 4 poin sementara Barrichello hanya 3 poin dan Vettel 5 poin. Hamilton sendiri hingga saat ini hanya bisa mengumpulkan 37 poin. Namun, kedudukan masih bisa berobah karena masih tersisa 3 pertandingan lagi untuk musim ini.

.

Sumber: autosport.com, grandprix.com

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: